Debu dari Janji yang Hancur

Debu dari Janji yang Hancur

By Maya Iskandar

romance · 2026-05-02

Aurora menerima undangan pernikahan mantan kekasihnya, Raditya, dan diingatkan akan malam tragis yang menghancurkan hubungan mereka lima tahun lalu. Ibu Raditya menelepon, memohon agar Aurora datang ke pernikahan tersebut dan mengungkapkan sebuah rahasia yang bisa mengubah segalanya.

Bab 1

Debu dari Janji yang Hancur

Rasa sakitnya membakar, bukan hanya di dadanya, tapi di setiap serat keberadaannya. Aroma lavender yang dulu menenangkan kini terasa seperti racun, mengingatkannya pada malam terakhir mereka, di villa tepi pantai itu, sebelum semua hancur.

Aurora mengusap air mata yang tak henti-hentinya mengalir. Di tangannya tergenggam erat undangan berwarna krem dengan huruf emas yang mencolok: Pernikahan Raditya dan Isabella. Raditya, pria yang pernah menjadi dunianya, pria yang berjanji akan mencintainya selamanya, kini akan mengucapkan janji suci dengan wanita lain.

Lima tahun berlalu sejak malam tragis itu. Lima tahun Aurora mencoba membangun kembali hidupnya yang hancur berkeping-keping. Ia meninggalkan Jakarta, meninggalkan semua kenangan, dan memulai bisnis kecil-kecilan di Bali, sebuah toko bunga bernama "Harapan Baru." Ironis, pikirnya, menjual harapan sementara hatinya sendiri penuh dengan keputusasaan.

Ia menatap pantulan dirinya di cermin. Mata sembab, pipi tirus, dan rambut yang diikat asal-asalan. Ia bukan lagi Aurora yang dulu, gadis ceria dan penuh semangat yang Raditya cintai. Ia telah berubah menjadi bayangan dari dirinya sendiri, dibayangi oleh penyesalan dan rasa sakit yang tak kunjung reda.

Tiba-tiba, teleponnya berdering. Nama yang tertera di layar membuatnya membeku: Ibu Raditya. Jantungnya berdebar kencang. Kenangan manis dan pahit menyerbu benaknya. Ia ragu-ragu, antara mengangkat dan membiarkannya berdering sampai mati.

"Halo?" akhirnya ia menjawab, suaranya bergetar.

"Aurora, Nak," suara Ibu Raditya terdengar serak, "Ibu mohon, datanglah ke pernikahan Raditya. Dia… dia sangat ingin bertemu denganmu."

Aurora terdiam. Apa maksudnya? Setelah semua yang terjadi, Raditya masih ingin bertemu dengannya? Tiba-tiba, nada bicara Ibu Raditya berubah, menjadi lebih rendah dan penuh rahasia. "Ada sesuatu yang harus kamu ketahui, Aurora. Sesuatu yang penting. Sesuatu yang bisa mengubah segalanya."

Lanjut ke Bab 2